BERITA

15  • 02
2018

Tag :

Eki Febri Ekawati, dari Dayung ke Tolak Peluru


Atlet tolak peluru Pelatnas Asian Games, Eki Febri Ekawati, menemukan jatidirinya di cabang olahraga atletik, khususnya nomor tolak peluru. Sebelumnya, wanita kelahiran Kuningan, Jawa Barat 18 Februari 1992 ini menggeluti olahraga dayung sejak 2004.

Tak betah di dayung, anak pertama dari 2 bersaudara pasangan N. Sartini dan Sudiamat ini beralih ke basket tahun 2005. Hanya bertahan 2 tahun dia kemudian pindah lagi ke atletik.

“Semua mengalir begitu saja. Prestasi di dayung tidak bisa diukur karena pemainnya tim. Begitu juga di basket, tapi di tolak peluru saya merasa nyaman dan bisa berprestasi,” kata Eki kepada media di 2018 Asian Games Invitation Tournament di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, Senin (12/2/2018).

Saat tampil di test event Asian Games, Senin sore, Eki tak mengeluarkan seluruh kemampuannya karena atlet yang tampil di nomor tolak peluru hanya dua. Selain itu, persiapan latihan di pelatnas masih berada dalam fase persiapan umum. 

Dari enam kali lemparan, Eki hanya mencatat dua kali tolakan yang sah. Tolakan pertama 14.99 meter dan tolakan kelima 15.32 meter. Empat tolakan lainnya dibatalkan juri. 

Lawannya, atlet China Guo Tiangian, dari enam kali tolakan seluruhnya sah. Lemparan terbaiknya berada di lemparan terakhir 17.32 meter. “Saya mengikuti petunjuk pelatih saja. Kita menjaga sesuai periodisasi latihan sesuai program yang sudah dibuat pelatih,” katanya.

ARTIKEL LAINNYA

Tim Voli Putra Panggil 20 Pemain

Timnas bola voli putra terus mempersiapkan diri menghadapi Invitation Tournament yang akan digelar pada 8-15 Februari di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Persiapan dilakukan di Padepokan Bola Voli Sentul, Bogor,…

Sejarah Skateboarding, Olahraga Yang Jadi Bagian Dari Asian Games 2018

Kamu pasti memperhatikan akhir-akhir ini olahraga skateboarding kembali jadi tren di Indonesia. Di sudut jalanan kamu bisa berjumpa banyak penggelut olahraga ini bermain, dan maraknya terbentuk skatepark di Indonesia juga…

Renovasi Arena Asian Games 2018 Di GBK Diharapkan Selesai Akhir Tahun Ini

Jelang pertandingan Asian Games ke-18 di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya adalah Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Renovasi arena Asian Games 2018…

Mengintip Target Indonesia di Asian Games 2018

Kurang dari setahun Indonesia akan menyambut ajang bergengsi Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.  Indonesia juga sudah mengadakan…

BERITA

Eki Febri Ekawati, dari Dayung ke Tolak Peluru


28  • 08  • 2018
Tag :

Atlet tolak peluru Pelatnas Asian Games, Eki Febri Ekawati, menemukan jatidirinya di cabang olahraga atletik, khususnya nomor tolak peluru. Sebelumnya, wanita kelahiran Kuningan, Jawa Barat 18 Februari 1992 ini menggeluti olahraga dayung sejak 2004.

Tak betah di dayung, anak pertama dari 2 bersaudara pasangan N. Sartini dan Sudiamat ini beralih ke basket tahun 2005. Hanya bertahan 2 tahun dia kemudian pindah lagi ke atletik.

“Semua mengalir begitu saja. Prestasi di dayung tidak bisa diukur karena pemainnya tim. Begitu juga di basket, tapi di tolak peluru saya merasa nyaman dan bisa berprestasi,” kata Eki kepada media di 2018 Asian Games Invitation Tournament di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, Senin (12/2/2018).

Saat tampil di test event Asian Games, Senin sore, Eki tak mengeluarkan seluruh kemampuannya karena atlet yang tampil di nomor tolak peluru hanya dua. Selain itu, persiapan latihan di pelatnas masih berada dalam fase persiapan umum. 

Dari enam kali lemparan, Eki hanya mencatat dua kali tolakan yang sah. Tolakan pertama 14.99 meter dan tolakan kelima 15.32 meter. Empat tolakan lainnya dibatalkan juri. 

Lawannya, atlet China Guo Tiangian, dari enam kali tolakan seluruhnya sah. Lemparan terbaiknya berada di lemparan terakhir 17.32 meter. “Saya mengikuti petunjuk pelatih saja. Kita menjaga sesuai periodisasi latihan sesuai program yang sudah dibuat pelatih,” katanya.

ARTIKEL LAINNYA

Tim Voli Putra Panggil 20 Pemain

Timnas bola voli putra terus mempersiapkan diri menghadapi Invitation Tournament yang akan digelar pada 8-15 Februari di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Persiapan dilakukan di Padepokan Bola Voli Sentul, Bogor,…

Sejarah Skateboarding, Olahraga Yang Jadi Bagian Dari Asian Games 2018

Kamu pasti memperhatikan akhir-akhir ini olahraga skateboarding kembali jadi tren di Indonesia. Di sudut jalanan kamu bisa berjumpa banyak penggelut olahraga ini bermain, dan maraknya terbentuk skatepark di Indonesia juga…

Renovasi Arena Asian Games 2018 Di GBK Diharapkan Selesai Akhir Tahun Ini

Jelang pertandingan Asian Games ke-18 di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya adalah Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Renovasi arena Asian Games 2018…

Mengintip Target Indonesia di Asian Games 2018

Kurang dari setahun Indonesia akan menyambut ajang bergengsi Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.  Indonesia juga sudah mengadakan…