BERITA

Jakarta
21  • 02
2018

Tag :

Harry Warganegara: Kekurangan Pasti Ada


Jakarta (15/2/2018)

Turnamen uji coba Asian Games 2018 yang digelar pada 8-15 Februari diibaratkan suatu latihan menjelang pertandingan. Ajang ini hanya untuk mengukur persiapan Indonesia sebagai pelaksana atau tuan rumah pesta olahraga se-Asia. Jika ada kekurangan tentu akan diperbaiki sehingga tak ada masalah lagi.

Begitu pandangan Deputi I Bidang Games Operations INASGOC, Harry Warganegara.

“Sebenarnya ini kan masih test event untuk melihat persiapan kita sebagai penyelenggara. Jadi, wajar apabila kurang sana-sini. Sama seperti pertandingan, ini latihannya. Pelaksanaan ini yang menjadi bahan evaluasi kami agar pada saat Asian Games tidak terulang,” kata Harry.

Beberapa kekurangan memang dijumpai dalam pergelaran turnamen uji coba Asian Games 2018. Hal itu tak bisa dihindari mengingat hingga kini beberapa sarana dan prasarana masih dalam proses finishing.

Kekurangan tersebut antara lain kejadian korsleting listrik di arena basket, lama perjalanan dari perkampungan atlet ke arena yang melebihi batas toleransi, serta arena olahraga yang tidak memenuhi standar.

Contoh arena yang tidak memenuhi standar international dijumpai di lintasan lompat jauh Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Menurut penilaian Federasi Atletik Asia (AAF), bak pasir lompat jauh di situ terlalu dekat dengan pagar pembatas. Kondisi tersebut dianggap membahayakan atlet.

Tidak ada pilihan selain memindahkan letak bak pasir tersebut. Jika perubahan lintasan lompat jauh tidak dilakukan, AAF bisa tidak merekomendasikan Stadion Gelora Bung Karno sebagai arena atletik Asian Games 2018.

“Inilah gunanya test event, kami ingin melihat kekurangannya apa saja,” kata Harry lagi.

ARTIKEL LAINNYA

Tim Voli Putra Panggil 20 Pemain

Timnas bola voli putra terus mempersiapkan diri menghadapi Invitation Tournament yang akan digelar pada 8-15 Februari di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Persiapan dilakukan di Padepokan Bola Voli Sentul, Bogor,…

Sejarah Skateboarding, Olahraga Yang Jadi Bagian Dari Asian Games 2018

Kamu pasti memperhatikan akhir-akhir ini olahraga skateboarding kembali jadi tren di Indonesia. Di sudut jalanan kamu bisa berjumpa banyak penggelut olahraga ini bermain, dan maraknya terbentuk skatepark di Indonesia juga…

Renovasi Arena Asian Games 2018 Di GBK Diharapkan Selesai Akhir Tahun Ini

Jelang pertandingan Asian Games ke-18 di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya adalah Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Renovasi arena Asian Games 2018…

Mengintip Target Indonesia di Asian Games 2018

Kurang dari setahun Indonesia akan menyambut ajang bergengsi Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.  Indonesia juga sudah mengadakan…

BERITA

Harry Warganegara: Kekurangan Pasti Ada


Jakarta
28  • 08  • 2018
Tag :

Jakarta (15/2/2018)

Turnamen uji coba Asian Games 2018 yang digelar pada 8-15 Februari diibaratkan suatu latihan menjelang pertandingan. Ajang ini hanya untuk mengukur persiapan Indonesia sebagai pelaksana atau tuan rumah pesta olahraga se-Asia. Jika ada kekurangan tentu akan diperbaiki sehingga tak ada masalah lagi.

Begitu pandangan Deputi I Bidang Games Operations INASGOC, Harry Warganegara.

“Sebenarnya ini kan masih test event untuk melihat persiapan kita sebagai penyelenggara. Jadi, wajar apabila kurang sana-sini. Sama seperti pertandingan, ini latihannya. Pelaksanaan ini yang menjadi bahan evaluasi kami agar pada saat Asian Games tidak terulang,” kata Harry.

Beberapa kekurangan memang dijumpai dalam pergelaran turnamen uji coba Asian Games 2018. Hal itu tak bisa dihindari mengingat hingga kini beberapa sarana dan prasarana masih dalam proses finishing.

Kekurangan tersebut antara lain kejadian korsleting listrik di arena basket, lama perjalanan dari perkampungan atlet ke arena yang melebihi batas toleransi, serta arena olahraga yang tidak memenuhi standar.

Contoh arena yang tidak memenuhi standar international dijumpai di lintasan lompat jauh Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Menurut penilaian Federasi Atletik Asia (AAF), bak pasir lompat jauh di situ terlalu dekat dengan pagar pembatas. Kondisi tersebut dianggap membahayakan atlet.

Tidak ada pilihan selain memindahkan letak bak pasir tersebut. Jika perubahan lintasan lompat jauh tidak dilakukan, AAF bisa tidak merekomendasikan Stadion Gelora Bung Karno sebagai arena atletik Asian Games 2018.

“Inilah gunanya test event, kami ingin melihat kekurangannya apa saja,” kata Harry lagi.

ARTIKEL LAINNYA

Tim Voli Putra Panggil 20 Pemain

Timnas bola voli putra terus mempersiapkan diri menghadapi Invitation Tournament yang akan digelar pada 8-15 Februari di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Persiapan dilakukan di Padepokan Bola Voli Sentul, Bogor,…

Sejarah Skateboarding, Olahraga Yang Jadi Bagian Dari Asian Games 2018

Kamu pasti memperhatikan akhir-akhir ini olahraga skateboarding kembali jadi tren di Indonesia. Di sudut jalanan kamu bisa berjumpa banyak penggelut olahraga ini bermain, dan maraknya terbentuk skatepark di Indonesia juga…

Renovasi Arena Asian Games 2018 Di GBK Diharapkan Selesai Akhir Tahun Ini

Jelang pertandingan Asian Games ke-18 di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya adalah Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Renovasi arena Asian Games 2018…

Mengintip Target Indonesia di Asian Games 2018

Kurang dari setahun Indonesia akan menyambut ajang bergengsi Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.  Indonesia juga sudah mengadakan…