BERITA

10  • 02
2018

Tag :

Match Review: TAEKWONDO POOMSAE


Indonesia memenangkan dua medali emas sekaligus dalam pertandingan Taekwondo kategori Poomsae Individual. Kedua atlit berbakat tersebut adalah Muhammad Alfi Kusuma dan Devia Rosmaniar. Dalam perebutan medali emas, Alfi kusuma bertarung melawan Cheuk Yin Choy asal Hongkong, sedangkan Devia Rosmaniar melawan Khim Wen Yap asal Malaysia. Medali Kategori Men’s Poomsei Individual diberikan oleh Chairman of Indonesia Taekwondo Association, Marciano Norman sedangkan Women’s Poomsei Individual diberikan oleh President of Asian Taekwondo Union, Kyu Seok Lee.

Meski telah memenangkan medali emas, Alfin mengaku bahwa ia tetap harus melakukan lebih banyak latihan terutama dalam hal keseimbangan. Karena memang dalam pertandingan final Alfi sempat goyang saat melakukan gerakan yang bertumpu pada satu kaki. “Saat itu saya merasa balance saya masih kurang, maka dari itu saya akan terus berlatih demi target pribadi saya yaitu medali emas meskipun banyak pesaing kuat seperti Vietnam, Filipina, China namun Indonesia harus lebih kuat.”

Rosmaniar dapat bertanding dengan percaya diri, dia mengaku selalu memiliki motivasi untuk menjadi terbaik dari yang terbaik. “Semua orang pasti ingin memiliki target emas, tetapi aku lebih menargetkan untuk selalu bermain dengan maksimal agar membuat bangga pelatih, pengurus dan Indonesia. Karena jika semua yang kita lakukan telah maksimal, insyaallah hasil yang baik akan mengikuti.”

Persiapan yang telah mereka lakukan untuk menghadapi Invitation Tournament ini kurang lebih selama enam bulan. Dengan adanya Invitation Tournament juga mereka akui membuat bayangan dan latihan para atlit untuk bertanding di Games Time. Bahkan membuat para atlit khususnya Indonesia semakin semangat untuk menghadapi Asian Games pada bulan Agustus.

ARTIKEL LAINNYA

Tim Voli Putra Panggil 20 Pemain

Timnas bola voli putra terus mempersiapkan diri menghadapi Invitation Tournament yang akan digelar pada 8-15 Februari di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Persiapan dilakukan di Padepokan Bola Voli Sentul, Bogor,…

Sejarah Skateboarding, Olahraga Yang Jadi Bagian Dari Asian Games 2018

Kamu pasti memperhatikan akhir-akhir ini olahraga skateboarding kembali jadi tren di Indonesia. Di sudut jalanan kamu bisa berjumpa banyak penggelut olahraga ini bermain, dan maraknya terbentuk skatepark di Indonesia juga…

Renovasi Arena Asian Games 2018 Di GBK Diharapkan Selesai Akhir Tahun Ini

Jelang pertandingan Asian Games ke-18 di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya adalah Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Renovasi arena Asian Games 2018…

Mengintip Target Indonesia di Asian Games 2018

Kurang dari setahun Indonesia akan menyambut ajang bergengsi Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.  Indonesia juga sudah mengadakan…

BERITA

Match Review: TAEKWONDO POOMSAE


28  • 08  • 2018
Tag :

Indonesia memenangkan dua medali emas sekaligus dalam pertandingan Taekwondo kategori Poomsae Individual. Kedua atlit berbakat tersebut adalah Muhammad Alfi Kusuma dan Devia Rosmaniar. Dalam perebutan medali emas, Alfi kusuma bertarung melawan Cheuk Yin Choy asal Hongkong, sedangkan Devia Rosmaniar melawan Khim Wen Yap asal Malaysia. Medali Kategori Men’s Poomsei Individual diberikan oleh Chairman of Indonesia Taekwondo Association, Marciano Norman sedangkan Women’s Poomsei Individual diberikan oleh President of Asian Taekwondo Union, Kyu Seok Lee.

Meski telah memenangkan medali emas, Alfin mengaku bahwa ia tetap harus melakukan lebih banyak latihan terutama dalam hal keseimbangan. Karena memang dalam pertandingan final Alfi sempat goyang saat melakukan gerakan yang bertumpu pada satu kaki. “Saat itu saya merasa balance saya masih kurang, maka dari itu saya akan terus berlatih demi target pribadi saya yaitu medali emas meskipun banyak pesaing kuat seperti Vietnam, Filipina, China namun Indonesia harus lebih kuat.”

Rosmaniar dapat bertanding dengan percaya diri, dia mengaku selalu memiliki motivasi untuk menjadi terbaik dari yang terbaik. “Semua orang pasti ingin memiliki target emas, tetapi aku lebih menargetkan untuk selalu bermain dengan maksimal agar membuat bangga pelatih, pengurus dan Indonesia. Karena jika semua yang kita lakukan telah maksimal, insyaallah hasil yang baik akan mengikuti.”

Persiapan yang telah mereka lakukan untuk menghadapi Invitation Tournament ini kurang lebih selama enam bulan. Dengan adanya Invitation Tournament juga mereka akui membuat bayangan dan latihan para atlit untuk bertanding di Games Time. Bahkan membuat para atlit khususnya Indonesia semakin semangat untuk menghadapi Asian Games pada bulan Agustus.

ARTIKEL LAINNYA

Tim Voli Putra Panggil 20 Pemain

Timnas bola voli putra terus mempersiapkan diri menghadapi Invitation Tournament yang akan digelar pada 8-15 Februari di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Persiapan dilakukan di Padepokan Bola Voli Sentul, Bogor,…

Sejarah Skateboarding, Olahraga Yang Jadi Bagian Dari Asian Games 2018

Kamu pasti memperhatikan akhir-akhir ini olahraga skateboarding kembali jadi tren di Indonesia. Di sudut jalanan kamu bisa berjumpa banyak penggelut olahraga ini bermain, dan maraknya terbentuk skatepark di Indonesia juga…

Renovasi Arena Asian Games 2018 Di GBK Diharapkan Selesai Akhir Tahun Ini

Jelang pertandingan Asian Games ke-18 di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya adalah Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Renovasi arena Asian Games 2018…

Mengintip Target Indonesia di Asian Games 2018

Kurang dari setahun Indonesia akan menyambut ajang bergengsi Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.  Indonesia juga sudah mengadakan…